akar serabaut
nj
Minggu, 25 April 2010
You Can Be a Winner
Senin, 04 Januari 2010
Menyelaraskan Otak Berpikir dan Otak Rasa
Memang tidak mudah untuk menyelaraskan ke dua otak tersebut, namun kita harus berani mencobanya.
Otak Berpikir dan otak rasa merupakan otak yang pada umumnya bekerja dalam keselarasan yang erat, saling melengkapi dan saling terkait dalam otak. Otak emosi memberi masukan dan informasi pada proses atau pikiran rasionl. Sementara pikiran rasional memperbaiki dan memutuskan "menentukan" masukan emosi tersebut.
jika tidak ada keselarasan antara kedua otak tersebut kita akan cenderung berpikir tidak jernih, bertindak gegabah dan sering melakukan kesalahan fatal dalam mengambil keputusan.
keselarasan sangat berkaitan dengan pemberdayaan diri kita. misalnya saja dengan dapat mengontrol diri dan menggunakan akal sehat.
Minggu, 07 Juni 2009
Than'z buat Semua Orang yg Kenal Saya
stlh sy bnyk merenungkan ............ sangat tidak mungkin tidak, apa yg terjadi pd sy adalah pengaruh dari mrk2 yg sy kenal. Terutama keluarga, sahabat n temen2 beserta mereka yg hanya sekilas pernah bersama.
Sejauh ini tak pernah ada yg sy kenal orang yg suka menyakiti orang lain. Semua baik, peduli, ramah dan mandiri. Ini menjadi motivasi sy dalam mengarungi langkah dgn nyawa yg sy miliki. Pernah juga salah paham (beberapa kali), namun mereka tdk pernah tidak menggunakan meja dan kursi dalam hal ini. Ini sangat menyenangkan. Karna meja dan kursi adalah alat yg bagus dlm hal ini tanpa hrs mengeluarkan ego tapi rasa ( rasa dia dan rasa sy).
Namun sy hrs menyadari jg bahwa usia yg bertambah, pengalaman bertambah dan orang yg dikenal/mengenal pun akan bertambah jg. Tidak dpt di pastikan bagai mana meraka.....bagaimana menghadapi masalah..........dan bla...bla.
Hanya sy brharap dengan dewasanya orang maka cara berpikirnya jg akan lebih baik dlm menghadapi orang lain.
Sejauh ini tak pernah ada yg sy kenal orang yg suka menyakiti orang lain. Semua baik, peduli, ramah dan mandiri. Ini menjadi motivasi sy dalam mengarungi langkah dgn nyawa yg sy miliki. Pernah juga salah paham (beberapa kali), namun mereka tdk pernah tidak menggunakan meja dan kursi dalam hal ini. Ini sangat menyenangkan. Karna meja dan kursi adalah alat yg bagus dlm hal ini tanpa hrs mengeluarkan ego tapi rasa ( rasa dia dan rasa sy).
Namun sy hrs menyadari jg bahwa usia yg bertambah, pengalaman bertambah dan orang yg dikenal/mengenal pun akan bertambah jg. Tidak dpt di pastikan bagai mana meraka.....bagaimana menghadapi masalah..........dan bla...bla.
Hanya sy brharap dengan dewasanya orang maka cara berpikirnya jg akan lebih baik dlm menghadapi orang lain.
Langganan:
Postingan (Atom)